Free Donald Duck Walking ani - Lefty Cursors at www.totallyfreecursors.com

Welcome to Dian Kurniawati blog

Welcome to  Dian Kurniawati blog
Sebaik-baik manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi manusia yang lain
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan

Jumat, 06 Juli 2012

i-pad mini siap rilis tahun ini ^_^

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

SPEKULASI peluncuran iPad Mini semakin berkembang. Hal itu dipicu kabar terbaru dari Wall Street Journal dan Bloomberg yang menyatakan iPad Mini akan dirilis tahun ini.

Bloomberg mengaku telah menerima pernyataan dari sumber terpercaya bahwa tablet tersebut akan dilengkapi layar berukuran sekitar tujuh atau delapan inci. iPad Mini juga dikabarkan akan dirilis untuk menyingkirkan pada pesaingnya yakni Google Nexus 7 dan Microsoft Surface, serta tak ketinggalan Amazon Kindle Fire.

Namun, masih menurut sumber yang sama dari Bloomberg, iPad Mini tak akan dilengkapi Retina Display seperti yang ada dalam New iPad 3.

Sementara itu, menurut laporan Wall Street Journal, pemasok atau distributor Apple untuk Asia sedang mempersiapkan diri untuk memproduksi dan memasarkan produk iPad yang lebih kecil, seperti dikutip dari techradar.com.

Wall Street Journal menyebut "pihak-pihak yang tahu hal tersebut" telah mengonfirmasi gadget teranyar ini akan mulai diproduksi pada September. Rumor lain pun menyebutkan Apple menggaet LG serta perusahaan lainnya untuk teknologi pada tampilan iPad Mini.(Ant/TII)

sumber : http://www.metrotvnews.com/read/news/2012/07/06/97344/iPad-Mini-Siap-Rilis-Tahun-Ini/13


Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Digg
Facebook
Reddit
Feed

yuk cintai produk indonesia ^,^

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Metrotvnews.com, Nunukan:Kementerian Perdagangan mengajak generasi muda, khususnya di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Timur, lebih mencintai produk dalam negeri ketimbang luar negeri.

"Generasi muda sebagai calon pemimpin bangsa masa depan, perlu selektif menggunakan produk-produk, khususnya dari luar negeri. Tidak langsung mencerna apa yang dilihat dan dirasakan," ajak Staf Direktorat Dagang Kecil Menengah dan Produk Dalam Negeri, Musokib, pada Antaranews.com, Kamis (5/7).

Produk luar negeri gencar masuk ke Indonesia akibat perdagangan bebas. Sebagai masyarakat yang cinta tanah air, Musokib mengimbau sebaiknya menyesuaikan diri dengan kualitas produk dalam negeri.

Melalui sosialisasi "Cinta Produksi Indonesia 2012, Karya Anak Bangsa Menuju Indonesia Jaya," Kemendag mengajak masyarakat menjadi konsumen cerdas dengan slogan "Ayo Jadi Konsumen Cerdas".

Musokib meminta konsumen untuk selalu teliti sebelum membeli sebuah produk, dengan memperhatikan label dan masa kadaluwarsa, bertanda jaminan mutu Standar Nasional Indonesia (SNI), dan membeli barang sesuai dengan kebutuhan.(Ant/wtr6)


Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Digg
Facebook
Reddit
Feed

Kamis, 05 Juli 2012

Baru Ada 2 Bangunan Hijau Di Indonesia

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Metrotvnews.com, Jakarta:Pengembangan bangunan dengan konsep ramah lingkungan atau yang lebih dikenal dengan bangunan hijau di Indonesia, baru ada dua buah. Angka ini terlalu minim dibandingkan negara ASEAN lain seperti Singapura.

Kedua bangunan tersebut ialah Kantor Manajemen Pusat PT Dahana (Persero) di Subang, Jawa Barat, dan Menara BCA PT Grand Indonesia, Jakarta. "Kedua bangunan ini telah meraih sertifikasi bangunan hijau (greenship certification) dari BGCI," kata Director of Rating and Technology Green Building Council Indonesia (GBCI), Rana Yusuf Nasir, di Jakarta, Kamis (5/7).

Meski relatif minim, konsep pengembangan bangunan ramah lingkungan ini kini semakin diminati. Tercermin dari semakin banyaknya bangunan atau gedung yang didaftarkan untuk memperoleh sertifikasi hijau.

"Saat ini terdapat sebanyak 10 bangunan yang tengah berada dalam tahap registrasi antara lain Mall Senayan City, Jakarta, The Breeze Office, BSD City, Tangerang, RS dr Kariadi, Semarang, serta Pabrik Harapan Jaya, Batam," sebutnya.

Rana menambahkan bangunan atau gedung merupakan penghasil terbesar emisi global karbondioksida (CO2), yaitu lebih dari 30%, sehingga menjadi salah satu penyebab utama pemanasan global.

Saat ini kawasan Amerika, Eropa, Kanada dan Jepang mengontribusi sebagian besar emisi gas rumah kaca. Namun, pertumbuhan penduduk yang pesat pada banyak kawasan seperti Brasil, Rusia, China, India dan Asia Tenggara menyebabkan emisi CO2 bertambah dengan cepat.

Sejalan dengan hal itu, giatnya pembangunan dan sektor konstruksi di Indonesia pun turut meningkatkan kontribusi CO2 secara signifikan. "Ini akan memperburuk kondisi lingkungan Indonesia, termasuk kualitas udara dalam ruang yang sangat memengaruhi kesehatan manusia. Apalagi hampir 90 persen hidup manusia berada dalam ruangan," terangnya.

Menurut Rana, kualitas udara dalam ruang yang buruk dapat menimbulkan gejala-gejala gangguan kesehatan pada manusia yang biasa disebut dengan "sick building syndrom" (SBS) seperti sakit kepala, pusing, batuk, sesak napas, bersin-bersin, pilek, iritasi mata, pegal-pegal, mata kering, gejala flu dan depresi.(Ant/BEY)



Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Digg
Facebook
Reddit
Feed

PPATK : E-KTP Dapat Cegah Upaya Pencucian Uang

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Gorontalo, (tvOne)
Analis Senior Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Novian mengatakan KTP elektronik akan mampu mencegah praktik pencucian uang di Indonesia.

Menurut dia, tingginya praktik pencucian uang karena kartu identitas yang dengan gampang bisa dipalsukan. "Semua yang melakukan praktik ini memiliki kesempatan besar karena mereka menggunakan identitas palsu," ungkapnya di Gorontalo, Kamis (5/7).

Ia mengatakan, bahwa kartu tanda penduduk elektronik atau electronic KTP (e-KTP) memuat seluruh identitas penduduk dengan lebih perinci. Hal ini menjadi solusi dalam mencegah terjadinya pencucian uang, termasuk pendanaan terorisme. "E-KTP bukan melulu urusannya Depdagri. PPATK juga mengurusi itu karena hal ini akan mempersulit transaksi keuangan bagi pelaku pencucian," katanya.

Pencucian uang itu sendiri, kata dia, merupakan upaya menyembunyikan atau menyamarkan harta kekayaan dari hasil tindak pidana sehingga harta tersebut seolah-olah berasal dari aktivitas yang sah. Ia menjelaskan bahwa dampak pencucian uang sungguh luar biasa, di antaranya dari segi ekonomis menimbulkan instabilitas sistem keuangan, mempersulit pengendalian moneter, dan distorsi terhadap sistem persaingan bebas. "Sementara itu, dampak dari segi hukum dan sosial, yakni meningkatnya kejahatan, baik jenis maupun kualitasnya, serta meningkatnya kerawanan sosial," katanya.
Pola pencucian uang, lanjut dia, juga beragam di antaranya dengan menempatkan hasil kejahatan ke dalam sistem keuangan, atau mengembalikan dana yang telah tampak sah kepada pemiliknya sehingga dapat digunakan dengan aman. "Modus lainnya, memindahkan atau mengubah bentuk dana melalui transaksi keuangan yang kompleks dalam rangka mempersulit pelacakan asal usul dana," katanya. (Ant)

Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Digg
Facebook
Reddit
Feed

Rabu, 04 Juli 2012

Jangan Jemur Pakaian di Dalam Rumah

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Liputan6.com, Washington DC:Mengeringkan pakaian di dalam rumah ternyata berbahaya bagi kesehatan tubuh dan bisa memicu penyakit. Aroma segar dan dingin di dalam rumah yang bercampur bekas cucian memiliki dampak buruk bagi tubuh. Hal ini terjadi jika terhirup dalam jangka waktu lama. Demikian menurut para ilmuwan Amerika Serikat dan para ahli pencemaran lingkungan dari University of Washington di Seattle, belum lama ini.

Para peneliti meneliti penguapan yang terjadi di tempat pengeringan pakaian. Hasilnya mereka menemukan sekitar 25 senyawa organik yang mudah menguap serta tujuh polutan udara berbahaya. Hal ini sangat berbahaya bagi kesehatan jika terhirup dan dapat menyebabkan kanker. Dua dari zat berbahaya tersebut adalah asetaldehida dan benzene, yang diketahui sebagai racun karsinogen.

Orang-orang yang sering berada di daerah tempat pengeringan tersebut, umumnya sering merasakan sakit kepala dan masalah dengan kesehatan. Jadi cara terbaik mengeringkan pakaian adalah dengan mengeringkan di tempat terbuka. Jika perlu menggunakan pengering khusus, bukan menjemurnya di dalam rumah.(Genius Beauty/ULF)
Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Digg
Facebook
Reddit
Feed

Bayi Lahir di Atas 39 Minggu Bakal Pintar

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Liputan6.com, Bogota: Saat berada pada angka unik, orang kerap menggoreskannya di momen pribadi yang penuh istimewa. Tak jarang, kelahiran buah hati kadang disesuaikan dengan angka yang mudah diingat meski itu "dipaksakan". Sayangnya, operasi caesar tersebut kerap tak mempedulikan usia kehamilan. Menurut riset di Kolombia, bayi yang terlahir di bawah usia 39 minggu akan memiliki risiko peningkatan pada kinerja akademiknya kelak.

Dalam laman time.com, baru-baru ini, Dr Kimberly Noble di Universitas Columbia membandingkan 128.050 bayi yang lahir antara usia 37 minggu dan 41 minggu kehamilan di New York City antara 1988 hingga 1992. Diketahui, anak yang lahir pada usai 37 atau 38 minggu memiliki nilai prestasi lebih rendah dibanding bayi yang lahir di usia 39, 40 atau 41 minggu, Rabu (4/7).

Menurut peneliti, bayi yang lahir di usia 37 minggu memiliki 14 persen berisiko lebih besar mengalami gangguan ringan membaca. Dan 33 persen lebih tinggi risikonya akan alami gangguan membaca. Efek yang sama ditemukan pada kemampuan matematikanya. Anak terlahir pada 37 minggu memiliki risiko 16 persen lebih besar untuk mengalami gangguan ringan dalam keterampilan matematika dasar, seperti perhitungan atau estimasi, dibandingkan dengan anak yang lahir pada usia 41 minggu.

"Sebagai dokter anak, kita diajarkan bahwa istilah waktu tepat melahirkan ialah di usia 37 minggu," kata Noble yang mencatat ini didasarkan pada atribut fisik.

"Tapi data kami menunjukkan bahwa anak yang lahir pada 37 minggu dan 38 minggu memiliki peningkatan risiko masalah kinerja akademik dibandingkan dengan anak yang lahir pada usia 39 minggu atau 40 minggu. Jadi kami sarankan berolahragalah, dan hati-hati dalam menginduksi persalinan sebelum 39 minggu,' sarannya. (MEL)
Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Digg
Facebook
Reddit
Feed

Jejaring Sosial Picu Depresi bagi Remaja Putri?

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Liputan6.com, London: Jejaring sosial, khususnya Facebook, memicu depresi dan rendah diri bagi remaja putri. Demikian hasil penelitian di Inggris, seperti diwartakan Dailymail, Rabu (4/7).

Jajak pendapat yang dilakuan kepada 1.096 remaja putri berusia 12 hingga 26 tahun menemukan bahwa 40 persen tidak puas dengan tubuh mereka. Selain itu, 60 persen lainnya mengalami paranoid jika berat tubuh mereka naik.

"Temuan kami menunjukkan korelasi yang mengkhawatirkan antara penggunaan media yang berlebihan, terutama jejaring sosial dan internet. Akibatnya, mereka akan merasa lebih rendah diri dan mengalami depresi lebih tinggi," kata Amy Slater.

Penelitian tersebut dilakuan untuk menyelidiki peran media dalam citra diri remaja perempuan. Hasilnya, selain jejaring sosial, iklan juga memiliki pengaruh besar terhadap mereka.

Remaja putri jadi sangat memperhatikan penampilan dan berambisi memiliki tubuh langsing akibat model pada iklan.(SHA)
Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Digg
Facebook
Reddit
Feed